Formulasi Waterproof Sunscreen: Panduan 2026

formulasi waterproof sunscreen

Pernahkah Anda membayangkan brand skincare atau kosmetik ciptaan Anda sendiri terpajang di etalase beauty store ternama? Itu bukan lagi mimpi. Faktanya, data Kementerian Perindustrian mencatat industri kosmetik nasional tumbuh hingga dua digit dalam beberapa tahun terakhir. Namun, aktivitas outdoor seperti berenang, olahraga, atau sekadar berkeringat di siang hari sering membuat sunscreen luntur dan perlindungan menjadi tidak maksimal. Konsumen aktif membutuhkan perlindungan yang tahan terhadap air dan keringat. Di sinilah formulasi waterproof sunscreen menjadi solusi untuk melindungi kulit bahkan saat basah atau berkeringat.

Artikel ini akan membahas tuntas formulasi sunscreen yang tahan air (water resistant). Anda akan memahami perbedaan antara water resistant dan waterproof (dan mengapa waterproof kini dilarang), bahan-bahan kunci untuk menciptakan lapisan film yang tahan air, proses formulasi, uji water resistance, regulasi BPOM terbaru, serta estimasi biaya. Setelah membaca, Anda siap memproduksi sunscreen yang menjadi andalan untuk aktivitas outdoor.

Apa Itu Formulasi Waterproof Sunscreen dan Mengapa Pasar Ini Berkembang?

Formulasi waterproof sunscreen (sebenarnya istilah yang tepat adalah water resistant sunscreen) adalah tabir surya yang diformulasikan dengan bahan-bahan pembentuk film (film-forming agents) yang membuat lapisan pelindung tetap menempel pada kulit meskipun terkena air atau keringat. Istilah “waterproof” sendiri sudah tidak diizinkan oleh BPOM karena tidak ada sunscreen yang benar-benar tahan air 100% sepanjang waktu. Yang diperbolehkan adalah klaim “water resistant” dengan durasi tertentu (40 menit atau 80 menit) yang telah dibuktikan melalui uji water resistance.

Mengapa formulasi water resistant semakin penting? Berdasarkan pengalaman kami mendampingi 40+ klien yang memproduksi sunscreen water resistant, konsumen semakin aktif berolahraga di luar ruangan, berlibur ke pantai, atau melakukan aktivitas outdoor yang membuat mereka berkeringat. Mereka membutuhkan sunscreen yang tidak luntur setelah berenang atau berkeringat. Selain itu, konsumen dengan kulit berminyak pun mengapresiasi formula yang tahan terhadap sebum (oil-resistant).

Perbedaan Water Resistant vs Waterproof (Klaim yang Diizinkan)

Sesuai dengan PerBPOM No. 25 Tahun 2025 dan pedoman ASEAN, klaim “waterproof” atau “sweatproof” dilarang karena tidak ada produk yang memberikan perlindungan total 100% di air. Klaim yang diizinkan adalah:

JASA MAKLON KOSMETIK

  • “Water resistant” – dengan durasi 40 menit atau 80 menit (misal “water resistant up to 80 minutes”). Ini berarti SPF tetap efektif setelah 40 atau 80 menit di dalam air.
  • “Sweat resistant” – tahan terhadap keringat, namun tidak diukur dengan uji khusus seperti water resistance.

Kami akan membantu Anda mencantumkan klaim yang legal sesuai hasil uji laboratorium.

Siapa Target Konsumen Sunscreen Water Resistant?

Segmen utama: olahragawan (perenang, peselancar, pelari, pendaki), traveler, pekerja outdoor, serta konsumen yang tinggal di daerah tropis dengan aktivitas tinggi. Produk ini juga sangat populer untuk anak-anak yang sering bermain di luar ruangan.

Bahan Kunci untuk Formulasi Sunscreen Tahan Air

Formulasi sunscreen water resistant memerlukan kombinasi filter UV yang stabil dan bahan pembentuk film yang kuat. Berikut komponen utamanya:

Filter UV yang Tahan Air

Pilih filter UV yang tidak mudah larut dalam air (water-insoluble) dan stabil. Filter yang cocok untuk formulasi water resistant:

  • Avobenzone (UVA) – butuh penstabil (misal octocrylene) agar tidak terdegradasi di air.
  • Octocrylene (UVB) – stabil dan tahan air.
  • Tinosorb S (Bemotrizinol) – UVA+UVB, sangat stabil.
  • Titanium Dioxide & Zinc Oxide – filter fisik yang tidak larut dalam air (tahan air secara alami).
  • Homosalate – UVB, dengan batasan konsentrasi sesuai regulasi terbaru.

Film-Forming Agents (Pembentuk Lapisan)

Ini adalah bahan kunci untuk membuat sunscreen menempel di kulit dan tidak luntur terkena air. Beberapa film-former yang efektif:

  • Acrylates Copolymer – membentuk film fleksibel, tahan air.
  • VP/Eicosene Copolymer – memberikan ketahanan air yang baik.
  • Polyester-5 – film-former yang tahan air dan sebum.
  • Sodium Polyacrylate – menciptakan lapisan gel yang tahan air.
  • Silikon (Dimethicone, Trimethylsiloxysilicate) – memberikan lapisan hidrofobik (anti-air).

Emolien dan Basis

Gunakan emolien ringan yang tidak larut dalam air, seperti caprylic/capric triglyceride, squalane, atau dimethicone. Hindari humektan seperti gliserin dalam konsentrasi tinggi karena dapat menarik air dan mengurangi ketahanan di air.

Stabilisator untuk Avobenzone

Jika menggunakan avobenzone (filter UVA), tambahkan octocrylene atau diethylhexyl syringylidenemalonate untuk mencegah degradasi di air dan cahaya.

Proses Formulasi Sunscreen Tahan Air di PT Gazka Biofarma Kosmetindo

Kami menerapkan formulasi dengan teknologi film-forming yang canggih. Berikut 5 tahap utamanya:

1. Konsultasi Target SPF dan Durasi Tahan Air (Minggu 1)

Anda menentukan target SPF (30, 50, atau 50+) dan durasi tahan air (40 menit atau 80 menit). Tim R&D akan merekomendasikan kombinasi filter UV dan film-former yang paling sesuai untuk mencapai target.

2. Pengembangan Formula dan Uji Stabilitas (Minggu 2-6)

Formulasi sunscreen water resistant memerlukan perhatian khusus pada: (1) Stabilitas film-former dan filter UV. (2) Ketahanan terhadap air (simulasi awal). (3) Tidak ada white cast yang berlebihan. Uji stabilitas dipercepat (4 suhu, 4 minggu) dengan parameter: pH, viskositas, warna, bau, kadar filter UV (HPLC), dan uji film strength.

3. Uji SPF dan Water Resistance (Minggu 7-9)

Untuk klaim SPF, wajib uji SPF in vivo atau in vitro. Untuk klaim water resistance, dilakukan uji water resistance dengan prosedur: produk diaplikasikan ke kulit panelis, direndam dalam air selama 40 atau 80 menit (sesuai klaim), kemudian diukur ulang SPF. SPF setelah perendaman harus minimal 50% dari nilai SPF awal. Laporan uji menjadi bukti klaim.

4. Uji Sensori (Minggu 7-8)

Panelis menilai: (a) rasa lengket, (b) white cast, (c) kemudahan aplikasi, dan (d) apakah produk terasa berat setelah kering. Formula water resistant sering lebih berat, namun kami berusaha menciptakan sensasi ringan.

5. Pemilihan Kemasan dan Produksi (Minggu 3-9)

Kemasan tube atau botol pump yang kedap udara. Ukuran umum: 50ml, 100ml. Desain label dengan warna biru atau hijau untuk kesan “water”.

Untuk sunscreen stick yang juga bisa diformulasi tahan air, baca maklon sunscreen stick praktis.

Regulasi BPOM yang Harus Dipenuhi untuk Sunscreen Tahan Air

Sunscreen water resistant memiliki persyaratan khusus yang lebih ketat. Berikut yang harus diperhatikan:

PerBPOM No. 25 Tahun 2025 tentang Bahan Kosmetik

Filter UV yang digunakan harus sesuai Lampiran IV. Perhatikan bahwa beberapa filter memiliki batasan konsentrasi baru. Untuk water resistant, filter UV harus stabil dan tidak terdegradasi di air. Kami memastikan formula sesuai regulasi terbaru.

PerBPOM No. 19 Tahun 2020 tentang Label

Label wajib mencantumkan: (1) SPF value. (2) Klaim water resistance dengan durasi (misal “water resistant up to 80 minutes”) – hanya jika hasil uji mendukung. (3) Peringatan: “Untuk perlindungan optimal, oleskan kembali setelah berenang, berkeringat, atau mengeringkan tubuh dengan handuk.” (4) “Jangan mengandalkan sunscreen sepenuhnya; gunakan pelindung tambahan seperti topi dan pakaian.”

Larangan Klaim “Waterproof”

BPOM melarang klaim “waterproof” atau “sweatproof” karena tidak ada sunscreen yang benar-benar tahan air sepenuhnya. Gunakan “water resistant” dengan durasi spesifik.

Uji Water Resistance Wajib

Untuk mencantumkan klaim water resistance, produk harus diuji dengan metode standar yang diakui. Simpan laporan uji water resistance minimal 3 tahun.

Untuk perlindungan UVA dan UVB, baca perlindungan UVA dan UVB di sunscreen.

Estimasi Biaya Maklon Sunscreen Tahan Air

Biaya sunscreen water resistant lebih tinggi karena film-former dan uji water resistance. Berikut tabel paket estimasi (MOQ 500 pcs, tube 50ml, belum termasuk formulasi eksklusif dan uji SPF):

PaketTarget SPF & DurasiEstimasi Biaya Produksi (500 pcs)Biaya per pcs (approx)
SPF 30 (Water Resistant 40 min)Filter kimia + film-former dasarRp 26.000.000Rp 52.000
SPF 50 (Water Resistant 80 min)Filter hybrid + film-former premiumRp 33.000.000Rp 66.000
SPF 50 Mineral (Water Resistant 80 min)Zinc oxide + titanium dioxide, film-formerRp 38.000.000Rp 76.000
SPF 50+ Sport (Water Resistant 80 min + Sweat Resistant)Formula ekstrem, film-former + anti-sweatRp 42.000.000Rp 84.000

Biaya di atas sudah termasuk bahan baku, kemasan tube 50ml, label, mixing, filling. Belum termasuk biaya formulasi eksklusif (Rp5-15 juta), uji stabilitas (Rp3,5-6,5 juta), uji SPF (Rp10-20 juta), uji water resistance (Rp8-15 juta), uji iritasi (Rp2,5-4 juta), dan notifikasi BPOM (Rp2-5 juta). Total investasi awal untuk sunscreen water resistant 500 pcs sekitar Rp60-100 juta.

Faktor penentu biaya: target SPF, durasi tahan air (80 min lebih mahal dari 40 min), jenis filter (mineral lebih mahal), dan uji water resistance (biaya signifikan).

Untuk sunscreen spray tahan air, baca maklon sunscreen spray untuk tubuh.

Kesimpulan: Siap Memformulasi Sunscreen Tahan Air?

Formulasi sunscreen tahan air adalah produk dengan permintaan tinggi di segmen konsumen aktif dan outdoor. Dengan memilih filter UV yang stabil, film-forming agents yang efektif, dan melakukan uji water resistance yang ketat, Anda bisa menciptakan produk yang melindungi kulit bahkan dalam kondisi basah. Pastikan klaim water resistance dicantumkan dengan durasi yang sesuai (40 atau 80 menit) dan patuhi regulasi BPOM terbaru.

PT Gazka Biofarma Kosmetindo siap menjadi mitra produksi sunscreen tahan air Anda. Tim R&D kami berpengalaman dalam formulasi water resistant dengan film-former terkini. Hubungi kami untuk konsultasi gratis.

Jelajahi juga panduan cluster lainnya: maklon sunscreen (pilar), maklon sunscreen spray untuk tubuh, maklon sunscreen gel untuk wajah, maklon sunscreen stick praktis, dan perlindungan UVA dan UVB di sunscreen.

Langkah selanjutnya? Hubungi kami untuk konsultasi maklon sunscreen tahan air gratis. Sebutkan target SPF dan durasi tahan air yang diinginkan, maka tim kami akan memberikan rekomendasi formula dan estimasi biaya. Tidak ada kewajiban, hanya diskusi untuk mewujudkan sunscreen andalan untuk aktivitas outdoor Anda.

Pertanyaan Umum Seputar Formulasi Waterproof Sunscreen

Q: Apa perbedaan antara water resistant dan waterproof?

A: “Waterproof” tidak diizinkan di Indonesia karena tidak ada produk yang benar-benar tahan air 100%. “Water resistant” dengan durasi 40 atau 80 menit adalah klaim yang diizinkan dan harus dibuktikan dengan uji water resistance.

Q: Berapa lama durasi water resistance yang ideal untuk sunscreen?

A: Untuk aktivitas outdoor seperti berenang atau olahraga, 80 menit lebih disarankan. Untuk aktivitas ringan, 40 menit sudah cukup.

Q: Apakah sunscreen water resistant perlu dioleskan ulang?

A: Ya. Meskipun tahan air, sunscreen tetap perlu dioleskan ulang setelah berenang, berkeringat, atau mengeringkan tubuh dengan handuk. Uji water resistance menunjukkan ketahanan, bukan perlindungan permanen.

Q: Berapa minimal MOQ untuk sunscreen water resistant?

A> Minimal 500 pcs untuk kemasan tube. Untuk botol pump, minimal 1000 pcs.

maklon kosmetik yogyakarta

Bagikan:

Artikel Terbaru