{"id":11526,"date":"2026-04-14T15:42:58","date_gmt":"2026-04-14T08:42:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gazka.co.id\/?p=11526"},"modified":"2026-10-12T11:05:45","modified_gmt":"2026-10-12T04:05:45","slug":"proses-produksi-kosmetik-dengan-exosome-teknologi-isolasi-formulasi-dan-stabilitas-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/proses-produksi-kosmetik-dengan-exosome-teknologi-isolasi-formulasi-dan-stabilitas-2026\/","title":{"rendered":"Proses Produksi Kosmetik dengan Exosome: Teknologi Isolasi, Formulasi, dan Stabilitas (2026)"},"content":{"rendered":"<p><em>Ditulis Tim R&amp;D PT Gazka Biofarma Kosmetindo \u2013 15 tahun mendampingi brand dari awal hingga sukses.<\/em><\/p>\n<p>Di artikel pilar <a href=\"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/maklon-skincare-dengan-exosome\/\">\u201cMaklon Skincare dengan Exosome 2026\u201d<\/a>, kami telah membahas berbagai aspek exosome. Namun, produksi kosmetik dengan exosome memiliki tantangan unik yang tidak dimiliki bahan aktif lain. Exosome adalah bahan biologis yang fragile (mudah rusak) sehingga memerlukan teknologi khusus dalam isolasi, formulasi, dan pengemasan. Banyak brand owner bertanya: <strong>\u201cBagaimana proses produksi kosmetik dengan exosome? Apakah exosome stabil? Bagaimana cara menjaga kualitas exosome dalam produk jadi?\u201d<\/strong><\/p>\n<p>Hari ini, Tim R&amp;D PT Gazka Biofarma Kosmetindo akan membedah tuntas <strong>proses produksi kosmetik dengan exosome<\/strong>. Kami akan menjelaskan tahapan isolasi exosome, teknologi stabilisasi (lyophilization), formulasi, pengemasan, hingga uji kontrol kualitas. Dengan pemahaman ini, Anda dapat memastikan produk exosome Anda diproduksi dengan standar tertinggi.<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Tahapan Produksi Kosmetik dengan Exosome<\/h2>\n<p>Produksi kosmetik dengan exosome melibatkan beberapa tahapan kritis yang membedakannya dari produksi kosmetik konvensional. Berikut adalah alur lengkapnya:<\/p>\n<p><strong>1. Isolasi dan Pemurnian Exosome<\/strong><br \/>\nExosome diisolasi dari kultur sel punca (MSC) atau sumber tanaman melalui metode ultracentrifugasi, filtrasi, atau kromatografi. Hasilnya adalah exosome dengan kemurnian tinggi (biasanya &gt;90%) siap untuk diformulasikan. Tahap ini dilakukan di fasilitas khusus yang steril dan bersertifikasi GMP (Good Manufacturing Practice).<\/p>\n<p><strong>2. Karakterisasi Exosome<\/strong><br \/>\nExosome yang telah diisolasi dikarakterisasi untuk memastikan kualitas dan kemurnian. Parameter yang diuji meliputi:<br \/>\n&#8211; Ukuran partikel (30-150 nm, diukur dengan Nanoparticle Tracking Analysis \/ NTA)<br \/>\n&#8211; Zeta potential (stabilitas koloid)<br \/>\n&#8211; Konsentrasi partikel (jumlah partikel per ml)<br \/>\n&#8211; Marka protein spesifik (CD9, CD63, CD81) menggunakan Western blot atau ELISA<\/p>\n<p><strong>3. Stabilisasi Exosome (Lyophilization)<\/strong><br \/>\nExosome dalam larutan cair cenderung tidak stabil pada suhu ruang. Teknologi lyophilization (freeze-drying) mengubah exosome menjadi bentuk bubuk kering yang stabil pada suhu ruang. Proses lyophilization meliputi:<br \/>\n&#8211; Pembekuan pada suhu -40\u00b0C hingga -80\u00b0C<br \/>\n&#8211; Pengeringan primer (sublimasi es pada tekanan rendah)<br \/>\n&#8211; Pengeringan sekunder (menghilangkan sisa air)<br \/>\nExosome lyophilized dapat bertahan 2-3 tahun pada suhu ruang.<\/p>\n<p><strong>4. Formulasi Kosmetik<\/strong><br \/>\nExosome (dalam bentuk bubuk lyophilized atau konsentrat cair) diformulasikan ke dalam basis serum, krim, atau masker. Exosome ditambahkan pada fase akhir formulasi (suhu ruang) untuk mencegah degradasi akibat panas. Basis formula harus memiliki pH netral (5-6) dan menggunakan sistem pengawet yang \u201cexosome-friendly\u201d.<\/p>\n<p><strong>5. Pengemasan<\/strong><br \/>\nKemasan harus melindungi exosome dari cahaya, udara, dan kontaminasi. Kemasan airless pump adalah pilihan terbaik. Untuk exosome lyophilized, dapat dikemas dalam vial terpisah (2-chamber system) yang dicampur dengan cairan pembawa saat akan digunakan.<\/p>\n<p><strong>6. Uji Kontrol Kualitas<\/strong><br \/>\nSetiap batch produk exosome harus melalui uji kontrol kualitas yang ketat:<br \/>\n&#8211; Uji stabilitas dipercepat (8 minggu pada 40\u00b0C)<br \/>\n&#8211; Uji mikrobiologi (angka lempeng total, kapang khamir, patogen)<br \/>\n&#8211; Uji iritasi (patch test)<br \/>\n&#8211; Uji ukuran partikel dan zeta potential (untuk memastikan exosome tidak terdegradasi atau agregasi)<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Teknologi Isolasi Exosome<\/h2>\n<p>Ada beberapa metode isolasi exosome yang umum digunakan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd;\">\n<thead>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Metode Isolasi<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Prinsip<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Keunggulan<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Kekurangan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Size Exclusion Chromatography (SEC)<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Memisahkan exosome berdasarkan ukuran menggunakan kolom filtrasi.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Lembut, tidak merusak exosome, kemurnian tinggi.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Volume terbatas, waktu proses lebih lama.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Ultracentrifugasi<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Memisahkan exosome berdasarkan ukuran dan densitas menggunakan kecepatan tinggi.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Metode standar, dapat memproses volume besar.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Dapat merusak exosome, kontaminasi protein.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Tangki Immunoaffinity<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Menggunakan antibodi spesifik untuk menangkap exosome.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Kemurnian sangat tinggi.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Biaya tinggi, skala terbatas.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Precipitation (PEG)<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Mengendapkan exosome dengan polietilen glikol.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Cepat, murah.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Kemurnian rendah, kontaminasi protein.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Untuk produksi kosmetik skala industri, kombinasi ultracentrifugasi + SEC sering digunakan untuk mendapatkan exosome dengan kemurnian tinggi dan volume yang cukup.<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Teknologi Lyophilization untuk Stabilitas Exosome<\/h2>\n<p>Exosome dalam larutan cair memiliki stabilitas terbatas pada suhu ruang. Lyophilization (freeze-drying) adalah teknologi kunci untuk memperpanjang umur simpan exosome. Berikut detail proses lyophilization:<\/p>\n<p><strong>Fase 1: Pembekuan (Freezing)<\/strong><br \/>\nLarutan exosome didinginkan hingga suhu -40\u00b0C hingga -80\u00b0C, membentuk es padat. Suhu yang sangat rendah diperlukan untuk mencegah pembentukan kristal es yang dapat merusak struktur exosome.<\/p>\n<p><strong>Fase 2: Pengeringan Primer (Primary Drying)<\/strong><br \/>\nTekanan diturunkan (vacuum) dan suhu dinaikkan sedikit, menyebabkan es menyublim (berubah langsung dari padat ke gas) tanpa melalui fase cair. Sublimasi menghilangkan sekitar 95% air.<\/p>\n<p><strong>Fase 3: Pengeringan Sekunder (Secondary Drying)<\/strong><br \/>\nSuhu dinaikkan lebih lanjut untuk menghilangkan sisa air (sekitar 5%) yang terikat secara kimia. Hasil akhir adalah bubuk exosome kering (cake) yang stabil pada suhu ruang.<\/p>\n<p><strong>Keunggulan lyophilization:<\/strong><br \/>\n&#8211; Meningkatkan stabilitas exosome (2-3 tahun pada suhu ruang)<br \/>\n&#8211; Memudahkan pengiriman dan penyimpanan (tanpa cold chain)<br \/>\n&#8211; Exosome dapat direkonstitusi (dilarutkan kembali) saat akan digunakan<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Formulasi Kosmetik dengan Exosome<\/h2>\n<p>Formulasi kosmetik dengan exosome memerlukan perhatian khusus untuk menjaga bioaktivitas exosome. Berikut adalah panduan formulasi:<\/p>\n<p><strong>1. Basis Formula<\/strong><br \/>\nExosome paling stabil dalam basis formula dengan karakteristik:<br \/>\n&#8211; pH 5-6 (netral)<br \/>\n&#8211; Kadar air cukup (untuk exosome cair) atau tanpa air (untuk exosome lyophilized)<br \/>\n&#8211; Bebas dari bahan yang dapat merusak lipid bilayer (alkohol, surfaktan kuat, pelarut organik)<\/p>\n<p><strong>2. Bahan yang Kompatibel dengan Exosome<\/strong><br \/>\nExosome kompatibel dengan:<br \/>\n&#8211; Hyaluronic acid<br \/>\n&#8211; Niacinamide<br \/>\n&#8211; Panthenol<br \/>\n&#8211; Glycerin<br \/>\n&#8211; Propanediol<br \/>\n&#8211; Peptide (Matrixyl, Argireline)<\/p>\n<p><strong>3. Bahan yang Tidak Kompatibel dengan Exosome<\/strong><br \/>\nHindari bahan-bahan berikut karena dapat merusak struktur exosome:<br \/>\n&#8211; Alkohol konsentrasi tinggi (&gt;5%)<br \/>\n&#8211; Surfaktan anionik (SLS, SLES)<br \/>\n&#8211; EDTA (pengkelat logam dapat mengganggu stabilitas)<br \/>\n&#8211; Suhu tinggi (&gt;60\u00b0C)<\/p>\n<p><strong>4. Metode Pencampuran<\/strong><br \/>\nExosome ditambahkan pada fase akhir formulasi, setelah suhu turun di bawah 40\u00b0C. Pencampuran dilakukan dengan pengadukan lembut untuk menghindari kerusakan mekanis pada exosome.<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Kemasan untuk Produk Exosome<\/h2>\n<p>Pemilihan kemasan sangat penting untuk menjaga stabilitas exosome. Berikut rekomendasi kemasan:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd;\">\n<thead>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Jenis Kemasan<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Keunggulan<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Kekurangan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Botol Kaca Gelap + Dropper<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Melindungi dari cahaya, estetika premium.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Dropper dapat membuka produk ke udara.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Airless Pump<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Kedap udara, melindungi dari kontaminasi, tidak ada kontak dengan udara.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Biaya lebih tinggi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">2-Chamber System (Vial)<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Exosome dalam bentuk bubuk kering (lyophilized) dicampur dengan cairan pembawa saat digunakan, stabilitas maksimal.<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; vertical-align: top;\">Kurang praktis, biaya tinggi.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Untuk produk exosome premium, airless pump atau 2-chamber system adalah pilihan terbaik.<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Uji Kontrol Kualitas Produk Exosome<\/h2>\n<p>Setiap batch produk exosome harus melalui serangkaian uji untuk memastikan kualitas dan keamanan:<\/p>\n<p><strong>1. Uji Stabilitas Dipercepat (Accelerated Stability Test)<\/strong><br \/>\n&#8211; Durasi: 8 minggu pada suhu 40\u00b0C, RH 75%<br \/>\n&#8211; Parameter yang diuji: warna, bau, pH, viskositas, ukuran partikel (NTA), zeta potential, dan bioaktivitas (jika memungkinkan)<\/p>\n<p><strong>2. Uji Mikrobiologi<\/strong><br \/>\n&#8211; Angka lempeng total (ALT) : &lt; 10^3 CFU\/g<br \/>\n&#8211; Kapang khamir : &lt; 10^2 CFU\/g<br \/>\n&#8211; Negatif untuk Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Candida albicans<\/p>\n<p><strong>3. Uji Iritasi (Patch Test)<\/strong><br \/>\nDilakukan pada 20-30 panelis untuk memastikan produk tidak menyebabkan iritasi kulit.<\/p>\n<p><strong>4. Uji Ukuran Partikel (NTA \u2013 Nanoparticle Tracking Analysis)<\/strong><br \/>\nMemastikan exosome tidak teragregasi (ukuran tetap 30-150 nm).<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Studi Kasus: Produksi Serum Exosome dengan Teknologi Lyophilization<\/h2>\n<p>Klien kami, \u201cExoLabs\u201d, memproduksi serum exosome dengan sistem 2-chamber: vial berisi exosome lyophilized (5%) dan botol terpisah berisi cairan pembawa (hyaluronic acid + niacinamide). Konsumen mencampurkan kedua komponen saat pertama kali digunakan. Keunggulan sistem ini: stabilitas exosome maksimal (2 tahun pada suhu ruang), konsumen mendapatkan exosome yang segar dan aktif. Produk diluncurkan dengan MOQ sedang, harga jual bervariasi sesuai spesifikasi, dan menjadi best-seller di segmen premium.<\/p>\n<hr \/>\n<h2>FAQ Seputar Proses Produksi Kosmetik dengan Exosome<\/h2>\n<h3>1. Apakah PT Gazka memiliki fasilitas untuk produksi exosome?<\/h3>\n<p>PT Gazka bekerja sama dengan supplier exosome terpercaya yang memiliki fasilitas isolasi exosome bersertifikat GMP. Kami fokus pada formulasi, stabilisasi, dan pengemasan produk exosome.<\/p>\n<h3>2. Berapa lama waktu produksi untuk batch pertama exosome?<\/h3>\n<p>10\u201314 minggu (termasuk pengembangan formula, uji stabilitas, dan registrasi BPOM).<\/p>\n<h3>3. Apakah exosome lyophilized dapat disimpan pada suhu ruang?<\/h3>\n<p>Ya, exosome lyophilized stabil pada suhu ruang (15-25\u00b0C) selama 2-3 tahun.<\/p>\n<h3>4. Apakah PT Gazka dapat melakukan uji NTA (ukuran partikel)?<\/h3>\n<p>Ya, kami bekerja sama dengan laboratorium terakreditasi untuk uji NTA dan karakterisasi exosome.<\/p>\n<h3>5. Berapa biaya produksi serum exosome dengan sistem 2-chamber?<\/h3>\n<p>Estimasi biaya bervariasi sesuai spesifikasi untuk MOQ sedang (termasuk vial, botol, kemasan).<\/p>\n<h3>6. Apakah PT Gazka membantu pengurusan BPOM untuk produk exosome?<\/h3>\n<p>Ya, tim legal kami mendampingi tanpa biaya jasa tambahan.<\/p>\n<h3>7. Apakah exosome dalam bentuk cair kurang stabil?<\/h3>\n<p>Exosome dalam bentuk cair memerlukan cold chain (penyimpanan dingin) dan memiliki umur simpan lebih pendek (6-12 bulan).<\/p>\n<h3>8. Apakah PT Gazka dapat mengembangkan exosome dari sumber tanaman?<\/h3>\n<p>Ya, kami bekerja dengan supplier plant-derived exosome (apel, ginseng, rose, centella).<\/p>\n<h3>9. Apakah exosome perlu disimpan di kulkas setelah direkonstitusi?<\/h3>\n<p>Setelah exosome lyophilized dicampur dengan cairan pembawa, produk sebaiknya disimpan di kulkas (2-8\u00b0C) dan digunakan dalam 1-2 bulan.<\/p>\n<h3>10. Apakah PT Gazka dapat mengembangkan masker sheet dengan exosome?<\/h3>\n<p>Ya, masker sheet dengan exosome lyophilized dalam kemasan khusus dapat dikembangkan.<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Kesimpulan: Produksi Exosome Memerlukan Keahlian Khusus<\/h2>\n<p>Proses produksi kosmetik dengan exosome memerlukan teknologi dan keahlian khusus, mulai dari isolasi, stabilisasi (lyophilization), formulasi, hingga pengemasan. Dengan mitra yang tepat, Anda dapat menciptakan produk exosome yang stabil, efektif, dan siap bersaing di pasar premium. PT Gazka siap mendampingi Anda dari konsep hingga produk jadi bersertifikat BPOM dan halal, dengan MOQ sedang.<\/p>\n<p><strong>Tiga poin utama:<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Exosome memerlukan isolasi dan karakterisasi yang cermat untuk memastikan kualitas.<\/li>\n<li>Teknologi lyophilization adalah kunci stabilitas exosome pada suhu ruang.<\/li>\n<li>Formulasi dan pengemasan harus melindungi exosome dari degradasi.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Untuk pemahaman lebih dalam, baca artikel subpage lainnya dalam seri ini:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/apa-itu-exosome-dalam-skincare\/\">Apa Itu Exosome dalam Skincare<\/a> \u2013 definisi dan mekanisme kerja.<\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/maklon-serum-exosome-untuk-regenerasi-kulit\/\">Maklon Serum Exosome untuk Regenerasi Kulit<\/a> \u2013 detail formulasi serum.<\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/keunggulan-exosome-dibanding-bahan-lain\/\">Keunggulan Exosome Dibanding Bahan Lain<\/a> \u2013 perbandingan dengan bahan aktif lain.<\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/klaim-bpom-untuk-produk-exosome\/\">Klaim BPOM untuk Produk Exosome<\/a> \u2013 regulasi dan pendaftaran.<\/li>\n<\/ul>\n<p>  <strong>Konsultasi gratis via WhatsApp.<\/strong> Tim Gazka siap membantu Anda menjalankan alur maklon dengan sukses.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis Tim R&amp;D PT Gazka Biofarma Kosmetindo \u2013 15 tahun mendampingi brand dari awal hingga sukses. Di artikel pilar \u201cMaklon Skincare dengan Exosome 2026\u201d, kami telah membahas berbagai aspek exosome. Namun, produksi kosmetik dengan exosome memiliki tantangan unik yang tidak dimiliki bahan aktif lain. Exosome adalah bahan biologis yang fragile (mudah rusak) sehingga memerlukan teknologi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11503,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[63],"tags":[],"class_list":["post-11526","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jasa-maklon-kosmetik"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":7}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11526","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11526"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11526\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13772,"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11526\/revisions\/13772"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11503"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11526"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11526"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gazka.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11526"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}